Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Kupang — Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) meluncurkan dua inisiatif strategis berbasis kelautan dan perikanan, untuk mendongkrak ekonomi pesisir dan menekan angka stunting di NTT.
Inovasi pertama berupa riset penanganan penyakit ice-ice pada rumput laut di perairan Pasir Panjang, Kota Kupang. Inovasi kedua adalah program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) budidaya ikan air tawar sistem kolam terpal di Desa Oinlasi, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Riset rumput laut dilakukan mahasiswa Prodi Budidaya Perairan, Megi Agustina Messakh, pada Januari–Februari 2026. Sementara PkM kolam terpal dilaksanakan 20–24 Juli 2026 oleh tim dosen FPKP Undana yang dipimpin Dr. Ade Y. H. Lukas, M.Si. dan Tania Nilakandi, S.Pi., M.P., bersama tiga dosen dan tiga mahasiswa fasilitator.
Teknologi Tepat Guna di Lapangan
Di Pasir Panjang, tim menguji perendaman bibit rumput laut Eucheuma cottonii, menggunakan larutan pupuk NPK sebelum tanam. Metode ini bertujuan mencegah pemucatan thallus, kerapuhan, dan penurunan kadar karaginan akibat ice-ice. Pengamatan pertumbuhan dilakukan langsung di lokasi budidaya dengan perahu kayu.
