Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Penelitian ini diharapkan memberi rekomendasi perlakuan awal bibit yang efektif agar rumput laut lebih tahan ice-ice, sehingga usaha budidaya di pesisir NTT bisa berkelanjutan,” ujar Megi.
Di TTS, program PkM menyasar 16 orang tua balita stunting di Desa Oinlasi. Peserta mendapat penyuluhan, pelatihan aklimatisasi, dan praktik langsung Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Teknologi kolam terpal dipilih karena hemat lahan, efisien air, biaya murah, dan minim kebocoran.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan. Pemahaman peserta tentang CBIB dan kualitas air naik dari 32,4 persen saat pre-test menjadi 86,8 persen pada post-test.
Solusi Ganda untuk Ekonomi dan Kesehatan
Dua inisiatif ini dirancang memberi dampak ganda. Budidaya rumput laut yang terlindungi dari ice-ice, diharapkan mengamankan komoditas unggulan perikanan dan meningkatkan nilai jual karaginan bagi pembudidaya pesisir.
Sementara budidaya ikan kolam terpal di pekarangan, diarahkan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga balita, sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan.
