Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Semangat gotong royong terpatri kuat, lewat keterlibatan 54 petani lokal dari Kelompok Tani Daidoro Mandiri, dan Kelompok Tani Sehati. Dengan infrastruktur yang memadai, para petani—yang didominasi kaum muda desa—mulai menanam komoditas hortikultura bernilai jual seperti bawang, tomat, cabai, dan kacang panjang.
Riko Laga Rae, Ketua Komite Air Kebun Komunal, menyampaikan rasa harunya saat menyaksikan tanah desa mulai ditanami.
“Pekerjaan fisik telah usai, kini saatnya kami membuktikan kebersamaan ini. Kami berharap hasil panen ke depan tidak hanya mencukupi gizi keluarga, tetapi juga mendatangkan pendapatan baru bagi warga Raedewa,” tutur Riko.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa kehadiran PLN di tengah masyarakat adalah untuk menebar manfaat yang berkelanjutan (Creating Shared Value).
“Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan anak-anak muda di Desa Raedewa bukti bahwa listrik tak hanya menerangi rumah, tetapi menghidupkan perekonomian dan menekan biaya operasional pertanian,” ujar Eko.
