Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Ivander Yosef Lelo, ketua tim VGK, mengungkapkan bahwa alat ini dirancang sebagai terapi stimulasi untuk mengembalikan kemampuan gerak penderita disabilitas akibat strok.
Meski disusun dalam waktu singkat di tengah kepadatan jadwal kuliah, gagasan ini berhasil menarik perhatian juri nasional karena urgensinya dalam menjawab tren peningkatan kasus strok di Indonesia.
Prestasi ini sekaligus mempertegas peran Undana dalam melahirkan riset dan pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat NTT dan nasional. (*/win)
