Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Di depan tokoh nasional, Prevy menitipkan tiga harapan: penguatan keterampilan generasi muda, investasi yang membuka pekerjaan, dan akses pasar untuk produk lokal.
“Jangan hanya bangun jalan agar anak muda NTT lebih mudah pergi. Bangun juga kesempatan agar kami punya alasan untuk tinggal, berkarya, dan membangun daerah sendiri!” tegasnya.
Prevy menutup pidato dengan seruan: “Kami tidak meminta belas kasihan. Kami meminta kesempatan! Berikan kami ruang, dan biarkan anak muda NTT mengerjakan sisanya! Dari NTT, untuk Indonesia!”
Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengaku terharu dan bahagia.
“Tadi mata saya berkaca-kaca, terkesima dan membayangkan jika semakin banyak generasi kita seperti ini,” kata AHY.
Bagi NTT, ini bukan sekadar piala. Ini bukti siswa SMK Kupang mampu bersaing gagasan di level nasional. (*)





