Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Saat memperjuangkan Sabu Raijua menjadi kabupaten, saya bermimpi daerah ini akan melahirkan banyak sumber daya, yang nantinya dapat dikembangkan oleh para pemimpin yang memimpin daerah ini,” ujarnya.
Menurut Iban Medah, harapan tersebut mulai terlihat ketika Marthen Dira Tome menjadi bupati pertama Sabu Raijua. Dan menilai Marthen, menjadi sosok yang memulai upaya menggali berbagai potensi daerah, sehingga mengubah pandangan, bahwa Pulau Sabu hanya dikenal sebagai wilayah kering dengan sumber daya terbatas.
“Selama ini orang menganggap Sabu hanya tanah kering. Padahal setelah saya melihat langsung, pulau ini memiliki potensi yang sangat besar. Selain rumput laut, sekarang garam menjadi kekuatan baru yang luar biasa,” katanya.
Dijelaskan Iban Medah, hasil kunjungannya telah membuktikan, bahwa tambak-tambak garam tersebar hampir mengelilingi Pulau Sabu. Kondisi tersebut, menjadi keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah lain.
Iban Medah bahkan membandingkan pengembangan garam di Sabu Raijua, dengan kawasan tambak garam yang saat ini dikembangkan pemerintah di Pulau Rote Ndao.





