Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
4. Dari kritik menuju gerakan bersama
Seruan terakhir menekankan pentingnya aksi kolektif. Masyarakat sipil didorong terus berserikat, melakukan pendidikan politik, menghasilkan pengetahuan, mengawasi kekuasaan dan membangun kolaborasi tanpa kehilangan independensi.
“Kita membutuhkan survival dan readiness, stamina untuk jalan panjang dan kesiapan mengelola momentum perubahan. Tujuannya bukan sekadar mengganti siapa yang berkuasa, tetapi mengubah cara kekuasaan bekerja,” jelas Sudirman lewat zoom.
Diskusi ditutup dengan ajakan:
“Jangan hanya bicara Reset Indonesia dari Jakarta. Mulailah juga dari NTT—dari pemerintahan kita, politik kita, organisasi kita, rumah kita dan diri kita sendiri.” (*/win)





