Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“DBL menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi, dan kami akan terus mendukung generasi muda berbakat,” ujarnya.
Menurutnya, DBL tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab.
“Melalui ajang ini, pelajar didorong berkembang secara seimbang baik secara akademik maupun non-akademik. Pemkot Kupang mendukung penuh kegiatan ini, karena sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, PIC DBL East Nusa Tenggara, Marten Bana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin DBL Indonesia, dengan Kota Kupang sebagai kota ke-20 yang konsisten menyelenggarakan ajang olahraga pelajar sejak 2013.
“Tahun ini, kejuaraan diikuti 20 sekolah dari Kota Kupang serta Kabupaten Ngada, Ende, Alor, dan TTS, dengan tiga kategori: basket 5×5, basket 3×3, dan kompetisi dance antarpelajar,” jelas Marten Bana.
Dari ajang ini akan dipilih atlet dan pelatih terbaik untuk mewakili NTT pada DBL Nasional di Jakarta. Selanjutnya akan dipilih 12 atlet yang berkesempatan mengikuti program ke Amerika Serikat.
