Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Dalam acara tersebut, Wamenhub Suntana menyampaikan bahwa kendaraan ODOL, menjadi sumber dari berbagai persoalan lalu lintas, seperti kecelakaan dan kerusakan jalan, serta berpotensi menyebabkan gangguan iklim akibat penggunaan BBM yang sangat besar.
“Untuk itu pemerintah berkomitmen membuat langkah-langkah strategis yang diawali dengan sosialisasi dilanjutkan tahap-tahap berikutnya untuk mencapai Zero ODOL pada tahun 2025,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suntana menyatakan apresiasinya terhadap langkah yang telah dimulai oleh Korlantas Polri dan jajarannya.
“Ini langkah kolaboratif dan sinergis yang sangat bagus, dan kami dari pemerintah menyampaikan apresiasi kepada Korlantas Polri, yang sudah memulai dengan tahap sosialisasi di seluruh Jajaran,” jelas dia.
Pihaknya juga memohon dukungan maksimal dari seluruh masyarakat. Bahwa ini adalah kepentingan bersama, kepentingan anak cucu kita. Sehingga kecelakaan yang menyebabkan korban tidak terulang kembali.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyatakan, permasalahan ODOL telah berlangsung cukup lama tanpa penegakan hukum yang maksimal.





