Silaturahmi Lintas Etnis , Christian Widodo: Keberagaman Sebagai Kekuatan Sosial

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Dikatakan Christian Widodo, Komunitas Manggarai, Alor, K2S, komunitas Jawa, dan berbagai kelompok lainnya tampil memukau melalui tarian adat, reog, kuda lumping, serta ragam ekspresi budaya lain yang menjadi kekayaan Kota Kupang.

“Saya sungguh terharu melihat betapa besar kecintaan masyarakat dan komunitas kepada Pemerintah Kota Kupang. Dalam waktu singkat mereka datang, hadir, dan menampilkan yang terbaik,” ujar dia.

Bacaan Lainnya

Wali Kota menjelaskan bahwa harmoni tidak berarti semua orang harus sama atau seragam, tetapi bagaimana perbedaan dapat hidup dalam keseimbangan.

“Harmoni itu bukan sama atau seragam, tetapi seimbang. Kita lahir dengan keunikan masing-masing, namun ketika disatukan dalam proporsi yang tepat, maka terciptalah keharmonisan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa pembauran tidak menghilangkan identitas diri. Setiap kelompok masyarakat tetap memiliki jati diri dan kebanggaan budayanya masing-masing, namun hidup berdampingan dengan semangat saling menghargai, menghormati, dan bekerja sama demi kemajuan bersama.

Pos terkait