Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Dalam kegiatan yang sama juga diisi forum menteri yang akan mengadopsi joint statement berjudul “A shared vision for sustainable and resilient Pacific” sebagai bentuk komitmen untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan disrupsi digital.
“Menghubungkan warisan budaya kita adalah cara terbaik untuk memperkuat solidaritas, menjaga identitas, dan mendorong, ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” tegas dia.
Menurut Endah Astuti, IPACS 2025 menegaskan komitmen Indonesia, untuk bekerja sama setara dengan negara-negara Pasifik, demi masa depan yang tangguh dan inklusif.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena pada kesempatan tersebut mengungkapkan, kegiatan akan dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Dia juga mengungkapkan, sebanyak 17 negara diundang dalam gelaran ini dan 12 di antaranya telah terkonfirmasi hadir yang meliputi Micronesia, Fiji, Kiribati, Nauru, New Caledonia, Palau, Papua New Guinea, Kepulauan Marshall, Kepulauan Solomon, Kerajaan Tonga, Tuvalu, Samoa, Vanuatu, Cook Islands, Niue, French Polynesia dan Timor Leste.
