Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Saya percaya di zaman sekarang, pendekatan yang lebih humanis, dalam mendidik karakter adalah yang paling penting. Sanksi fisik seperti push-up atau sit-up sebagai pengingat atas kesalahan tidak apa-apa, tetapi saya harap tidak ada kekerasan fisik,” pinta Serena Francis.
Serena Francis juga meminta kepada peserta, untuk menanamkan rasa hormat kepada pelatih dan panitia. Jika ada keluh kesah atau kekurangan, silakan sampaikan langsung karena program ini berada dalam pengawasan dirinya.
Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa dalam laporan panitia menyampaikan, pelaksanaan program Paskibraka tahun ini didasarkan pada sejumlah regulasi resmi, termasuk Surat Edaran Deputi Bidang Perlindungan dan Perintisan BPIP Nomor 1 Tahun 2025 serta Peraturan Daerah Kota Kupang Nomor 6 Tahun 2025.
Proses seleksi telah dimulai sejak 20 Januari 2026 melalui aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP. Dari 249 siswa-siswi SMA/SMK se-Kota Kupang yang mendaftar, seleksi administrasi, kesamaptaan, hingga pantukhir berhasil menyaring para peserta.





