Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengibaratkan proses evaluasi sebagai “membedah masalah dengan pisau kejujuran” dan menutupnya dengan solusi yang berani untuk dieksekusi.
“Kita tidak boleh hanya bagus di laporan, tapi lemah di pelaksanaan. Yang kita butuhkan adalah keberanian untuk menindaklanjuti hasil evaluasi,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Wali Kota mengingatkan bahwa keberanian untuk mengakui kelemahan merupakan langkah awal menuju perbaikan.
“Mereka yang berani melihat kelemahan adalah mereka yang layak memperbaiki keadaan. Kita tidak mencari siapa yang salah, tapi kita ingin tahu langkah ke depan yang harus kita ambil,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis turut menegaskan pentingnya keterbukaan dan kejujuran seluruh perangkat daerah dalam forum evaluasi tersebut.
Ia juga mengingatkan agar penyampaian permasalahan dilakukan secara singkat, padat, dan jelas, sehingga pembahasan dapat lebih fokus pada pencarian solusi bersama. Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang hadir untuk membantu menyelesaikan setiap kendala yang ada, sehingga diperlukan komunikasi yang efektif dan terbuka.
