Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Gubernur NTT, Melki Laka Lena menegaskan bahwa dirinya bersama Wali Kota Kupang dan Bupati Kupang, memiliki satu kesepahaman penting, pembangunan monumen ini harus dilanjutkan dan dituntaskan.
“Monumen Flobamora Rumah Pancasila dibangun sebagai simbol kebanggaan Flobamora. Dari NTT, nilai-nilai Pancasila ingin kita kumandangkan ke seluruh Nusantara, karena daerah ini memiliki keterkaitan sejarah dengan lahirnya gagasan Pancasila,” jelas Melki Laka Lena.
Melki Laka Lena mengakui, pembangunan monumen sempat terhenti dan belum dapat difungsikan. Karena itu, peninjauan dilakukan untuk memastikan arah pembangunan ke depan lebih jelas dan terukur.
“Ke depan, monumen ini direncanakan dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan ideologi Pancasila yang dapat dimanfaatkan secara bersama oleh Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, dan Pemerintah Kabupaten Kupang, serta terbuka bagi seluruh masyarakat,” urainya.
Melki Laka Lena juga menyampaikan apresiasi atas hibah lahan dari Bapak Theo Widodo kepada Pemerintah Provinsi NTT. Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kecintaan terhadap daerah.
