Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Johni Asadoma menambahkan, berbagai produk lokal dan sajian kuliner yang ada di festival ini, menjadi bukti bahwa potensi ekonomi masyarakat terus bertumbuh.
“Setiap sajian kuliner yang disuguhkan, setiap produk lokal yang dipajang, serta setiap karya dari kelompok-kelompok kreatif menjadi bukti bahwa potensi masyarakat kita begitu besar dan terus berkembang,” tambahnya.
Menurutnya, cahaya lampion yang menghiasi ruas jalan El Tari Kupang yang adalah lokus kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan, kerja keras, dan kreativitas yang mampu melahirkan peluang-peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Kupang Lampion Food Street Market menurut Johni Asadoma tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi panggung bagi kebangkitan ekonomi rakyat serta wadah pertemuan antara kreativitas, budaya, kuliner, UMKM, dan semangat kewirausahaan.
“Kita berharap semangat kolaborasi dari berbagai pihak baik paguyuban, komunitas kreatif, pelaku UMKM, dunia usaha, maupun pemerintah dapat terus menjadi kekuatan bersama dalam membangun perekonomian daerah, khususnya di Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.





