Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Nantinya sekolah akan mendapat bantuan bibit dan sarana prasarana untuk dibudidayakan hingga panen. Hasilnya dapat digunakan untuk keberlanjutan program kewirausahaan sekolah sekaligus menumbuhkan minat generasi muda di sektor pertanian.
Selain budidaya, hasil panen akan di hilirisasi menjadi produk olahan seperti sambal, cabai bubuk, dan pasta cabai yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Melalui inovasi rasa, kemasan, dan strategi pemasaran, siswa diajak mengembangkan kreativitas wirausaha. Jangka panjangnya, urban farming di sekolah diharapkan mendukung ketersediaan pangan lokal dan pengendalian inflasi pangan di Kota Kupang.
“TPID Provinsi NTT dan Kota Kupang Galakan Urban Farming dan Hilirisai Cabai bersama SMA/K di Kota Kupang” pungkasnya. (*/win)





