Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Jembatan ini sudah rusak berat dan tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali. Ini jalur utama daratan timur atau Trans Timor yang sangat vital, sehingga aktivitas transportasi masyarakat benar-benar terhenti,” ujar Johni Asadoma.
Menurut Johni Asadoma, pemerintah segera mengambil langkah cepat, untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan, termasuk membuka jalur alternatif bagi masyarakat.
“Kita akan secepatnya membuka jalan alternatif agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan lancar. Karena ini jalur yang sangat penting,” tegasnya.
Selain kerusakan jembatan, terdapat pula pipa air yang patah di lokasi kejadian. Pipa tersebut diketahui menyalurkan air ke sejumlah wilayah, sehingga berpotensi mengganggu distribusi air bersih bagi masyarakat.
Johni juga menegaskan bahwa perbaikan jembatan permanen membutuhkan waktu karena merupakan bagian dari jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Ini jalan nasional, sehingga harus dirancang ulang, didesain, dihitung, lalu diajukan ke Kementerian PUPR. Prosesnya tidak singkat,” jelasnya.





