Tingkat Kemiskinan NTT Naik 0,02 Poin, Tertinggi ke-6 di Indonesia

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG_20260805_152351_copy_426x279_copy_319x209

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

BarometerNTT.com, Kupang – Tingkat kemiskinan di Provinsi NTT mengalami peningkatan 0,02 poin, tertinggi ke enam di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Kepala BPS NTT, Matamira Bangngu Kale saat jumpa pers virtual, Rabu (5/8/2026).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Matamira Kale, sesuai survei sosial ekonomi nasional (SUSENAS) periode maret 2026, mencatat jumlah penduduk miskin di NTT pada Maret 2026 sebanyak 1,04 juta orang, atau setara dengan tingkat kemiskinan 17,52 persen.

“Dibanding September 2025, jumlah penduduk miskin meningkat 5,95 ribu orang. Tingkat kemiskinan juga naik tipis 0,02 poin,” ujar Matamira Kale.

Jika dibandingkan dengan garis kemiskinan nasional dan beberapa provinsi lain, tambah Matamira Kela, garis kemiskinan rumah tangga miskin di NTT, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Garis kemiskinan terendah secara nasional ada di Sulawesi Barat. Sementara tertinggi ada di Provinsi Papua Pegunungan, yang mencapai Rp5.764.550,” kata Matamira Kale.

Penurunan tingkat kemiskinan, jelas dia, hanya terjadi di wilayah perkotaan. Akibatnya kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan semakin melebar.

Pos terkait