Tekanan Kondisi Fiskal Negara, Program MBG Mampu Jaga Daya Beli Masyarakat

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

“Memang masih ada beberapa pihak, yang hanya menyoroti kelemahan program, tanpa melihat potensi besar yang dimilikinya,” kritik Madito.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebutuhan bahan pangan untuk MBG, seharusnya dipenuhi dari produksi lokal, bukan didatangkan dari luar daerah. Jika hal itu tidak dilakukan, maka akan terjadi aliran keluar uang daerah (capital flight) yang justru merugikan perekonomian lokal.

Bacaan Lainnya

“Pengelola MBG harus beli dari masyarakat setempat. Sayur, ikan, telur, daging—semua harus disiapkan oleh rakyat sendiri,” tegasnya.

Saat ini, Madito tengah mengembangkan kebun hortikultura dan peternakan ayam potong di Sabu Raijua, sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap program MBG.

Hasil kebun seperti buah-buahan telah mulai dipasok untuk kebutuhan dapur MBG, sebagai upaya menciptakan ekosistem ekonomi berbasis lokal.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk bersikap rasional dalam menyikapi kebijakan pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar kritik tanpa kontribusi.

Pos terkait