Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Gua-gua itu merupakan bagian dari jaringan pertahanan, yang dibangun secara sistematis oleh tentara Jepang, ketika mereka menguasai Kota Kupang dan wilayah sekitarnya pada periode 1942 hingga 1945.
Secara historis, Kupang memiliki posisi strategis dalam peta perang Pasifik. Setelah menduduki Kupang pada Februari 1942, Jepang segera membangun berbagai infrastruktur militer untuk menghadapi serangan Sekutu.
Benteng pertahanan berupa bunker bawah tanah dan gua-gua perlindungan didirikan di sejumlah titik penting, termasuk Liliba, Penfui, dan Naimata.
Di Kelurahan Naimata sendiri, jejak pertahanan Jepang sebelumnya, juga ditemukan di area belakang SD Inpres Naimata, berupa bunker yang terkubur sebagian oleh waktu dan aktivitas warga.
Keberadaan sumur tua di tanah keluarga Sarketu melengkapi mozaik sejarah tersebut, menunjukkan bahwa pertahanan Jepang tidak hanya mengandalkan struktur militer, tetapi juga sarana pendukung kehidupan sehari-hari pasukan.
Aurelius menegaskan, pendataan ini merupakan langkah awal untuk memastikan situs-situs tersebut tercatat secara resmi sebagai bagian dari warisan sejarah Kota Kupang.





