Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Selain memantau dampak listrik, kunjungan ini juga mengidentifikasi kebutuhan lanjutan seperti perluasan jaringan telekomunikasi, air bersih, dan sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Manager UP2K Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menyebut keberhasilan ini berkat kolaborasi.
“Masyarakat terlibat aktif sejak pembersihan ROW hingga pendampingan pengerjaan lapangan,” ujarnya.
Dalam dialog, Kepala Desa Oelbiteno Heskial Naben, Camat Fatuleu Tengah Gratia Rawis, dan perwakilan GMIT Selviana Wah mengusulkan listrik gratis untuk 26 KK kurang mampu, penguatan sinyal, dan air bersih.
“Listrik membawa perubahan nyata. Harapannya infrastruktur pendukung segera menyusul,” kata Gratia.
Direktur Transmisi Kementerian PPN/Bappenas, Yusuf Suryanto, menyebut listrik sebagai titik awal pembangunan.
“Sinergi lintas kementerian akan terus diperkuat agar pembangunan searah kebutuhan warga,” katanya.
GM PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan listrik membuka akses pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga digital.
