Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Mimpi Bawa Jajanan Bandung ke Kupang
Ke depan, Rahmatia punya rencana menambah menu. Ia ingin membawa jajanan khas Bandung seperti cuanki dan ciput ke Kupang.
“Rencananya mau tambah menu, tapi bahan bakunya dari Bandung. Jadi agak susah. Takut kalau buka menu baru, tapi pesanan dari Bandung belum ready,” ungkapnya.
Keterbatasan bahan baku memang jadi tantangan. Tapi semangatnya tidak surut. Ia ingin Kedai Seblak Teteh tidak hanya dikenal sebagai tempat seblak, tapi juga sebagai rumahnya jajanan pedas dan kekinian di Kupang.
Di balik mangkuk seblak yang mengepul itu, ada cerita seorang perempuan yang berani coba-coba, bertahan di tengah persaingan, dan terus bermimpi mengembangkan usahanya.
Bagi Rahmatia, jualan bukan hanya soal untung. Tapi juga soal konsistensi. “Pelan-pelan saja. Yang penting tetap jalan,” pungkasnya.
Rahmatia mengaku, saat ini belum ada pendampingan dari instansi atau lembaga manapun untuk usaha UMKM nya tersebut.
“Kalaupun isi-isi acara, itu karena ada pengumuman dalam grup UMKM, jadi saya bisa jualan di sana, seperti di Polda NTT, CFD atau event lainnya,’ pungkas Rahmatia. (win)





