Semangat HAN 2025, Jasa Raharja Jadikan 3.000 Anak Indonesia sebagai Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas

Reporter: Win 
| Editor: Redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Di sisi lain, laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa kasus perundungan di sekolah terus meningkat signifikan, bahkan mencapai 30–60% per tahun. Hal ini menjadi dasar urgensi hadirnya program edukasi yang berfokus pada keselamatan dan perlindungan anak.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 juga menyebutkan bahwa terdapat lebih dari 88 juta anak di Indonesia, mencakup sepertiga populasi nasional.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, anak-anak masih dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan kasus perundungan di lingkungan sekolah.

Sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak 56.526 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak. Di sisi lain, kasus perundungan juga meningkat 30–60% per tahun berdasarkan laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Melihat urgensi tersebut, Jasa Raharja menghadirkan program ini sebagai bagian dari upaya edukasi sosial sekaligus bentuk kontribusi terhadap pembangunan karakter anak Indonesia.

Ribuan siswa dari SMP dan sekolah sederajat yang berada di wilayah rawan kecelakaan turut dilibatkan sebagai peserta dan ditetapkan sebagai Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas.

Pos terkait