Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Dalam sesi tersebut, tim edukator YKKI memaparkan materi komprehensif mulai dari faktor risiko hingga langkah preventif melalui pola hidup sehat.
Perwakilan YKKI, Arnyati Arifuddin, mengapresiasi langkah proaktif PLN. Menurutnya, edukasi di lingkungan kerja sangat efektif karena informasi kesehatan ini akan berantai menjangkau lingkungan keluarga dan komunitas yang lebih luas.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F.Eko. Sulistyono, menegaskan bahwa perlindungan terhadap kesehatan pegawai merupakan prioritas perusahaan, terutama menghadapi periode penting seperti bulan suci Ramadhan.
“Listrik yang andal dimulai dari raga yang sehat. Kami menyadari bahwa tugas kawan-kawan di lapangan dalam menjaga keandalan listrik selama Ramadhan sangatlah menantang. Oleh karena itu, edukasi kesehatan ini adalah bentuk kasih sayang perusahaan agar pegawai dan keluarganya terhindar dari risiko penyakit berat seperti kanker melalui deteksi dini,” ungkap Eko.
