Sasando Dia, BI NTT Gandeng Mitra Perkuat Ekonomi Nusa Tenggara Timur

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Sebagai otoritas pengawas sektor jasa keuangan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Yan Jimmy Hendrik Simarmata, menegaskan stabilitas kinerja industri perbankan sepanjang 2025 yang tercermin dari pertumbuhan aset, kredit, dan Dana Pihak Ketiga (DPK).

OJK juga memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan guna menjaga stabilitas sistem keuangan daerah, mendorong peningkatan inklusi keuangan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), meningkatkan literasi masyarakat, serta menindak aktivitas keuangan ilegal.

Bacaan Lainnya

“Perkembangan positif juga tercatat pada sektor pasar modal, fintech lending, dan lembaga pembiayaan,” ujar Jimmy Hendrik.

Sementara itu, Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTT, Adi Setiawan sebagai representasi otoritas fiskal daerah, memaparkan kinerja pelaksanaan APBN dan sinerginya dengan APBD dalam mendukung perekonomian daerah.

Hingga Desember 2025, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp19,49 triliun atau 63,69% dari pagu, didorong oleh belanja operasional sebesar Rp14,91 triliun atau 66,60% dari alokasi.

Pos terkait