Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Kita ingin kehadiran negara benar-benar dirasakan melalui cahaya listrik, terutama di wilayah seperti Pureman. Harapan kami, di tahun 2026 masyarakat di sana sudah bisa menikmati listrik yang andal,” harap Julie.
Menurutnya, Ini bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut kualitas hidup, gizi, dan kesejahteraan masyarakat, termasuk mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis.
Julie menegaskan, di bulan Ramadan kebutuhan listrik masyarakat meningkat, mulai dari waktu sahur, kegiatan ibadah, hingga aktivitas ekonomi malam hari. Karena itu, percepatan pemerataan listrik di NTT menjadi sangat mendesak agar warga perbatasan dapat beribadah dengan tenang dan tidak lagi berada dalam kegelapan.
Menanggapi aspirasi tersebut, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menjelaskan bahwa PLN telah menyiapkan peta jalan (roadmap), untuk mewujudkan NTT terang 100 persen pada tahun 2028. Roadmap ini disusun secara bertahap dengan memperhatikan kondisi geografis NTT yang kepulauan dan menantang.





