Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Upaya lain yang akan dilaksanakan yaitu mendorong gerakan pekarangan pangan lestari, untuk kemandirian pangan masyarakat Kota Kupang, serta perluasan kerja sama dengan daerah produsen,” tandas dia.
Lebih lanjut dikatakan, digitalisasi pada Kota Kupang sudah berjalan dengan baik, dengan beberapa ruang yang masih dapat terus dioptimalkan.
“Kota Kupang menunjukkan kinerja fiskal yang sehat dengan potensi ekonomi lokal yang semakin berkembang. Namun demikian, pemanfaatan kanal digital pada penerimaan PDRD Kota Kupang masih tercatat 6,83 persen,” jelasnya.
Diakui, selama semester 1 2025 sehingga masih perlu dioptimalkan. TP2DD Kota Kupang perlu menyusun roadmap P2DD periode 2026-2030 yang selaras dengan RKPD dan RPJMD.
“Untuk merumuskan program unggulan, yang dapat meningkatkan minat masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak/retribusi melalui kanal digital,” tegas Adidoyo Prakoso.
Dari sisi belanja daerah, penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI), kata dia,b masih terbatas baik fitur maupun realisasinya dalam belanja daerah Kota Kupang, sehingga masih perlu untuk diakselerasi.





