Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Lebih lanjut, Stefanus Sio menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang akademik yang kondusif bagi pengembangan ilmu pengetahuan, bukan tempat bagi pertikaian atau konflik kepentingan.
“Kami percaya mahasiswa Unimor adalah generasi penerus bangsa yang cerdas dan beretika. Sampaikanlah aspirasi dengan cara yang konstruktif. Mari kita jaga kampus ini sebagai rumah ilmu, bukan arena konflik,” tutupnya.
Himbauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Timor untuk menciptakan suasana akademik yang harmonis, aman, dan produktif, sejalan dengan visi kampus sebagai pusat pendidikan yang melahirkan insan unggul, berkarakter, dan berintegritas. (*)
