Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Barometerntt.com, Kupang — Bertepatan dengan perayaan HUT NTT ke 66, Yayasan PIKUL menyuarakan isu-isu strategis yang mendesak, yaitu keadilan iklim, inklusi sosial, dan ketahanan pangan.
Dalam siaran persnya, Jumat (20/12/2024)
Direktur Eksekutif Yayasan PIKUL, Torry Kuswardono menegaskan, pentingnya langkah konkret dalam menghadapi perubahan iklim.
“Karena berdampak serius pada kehidupan masyarakat NTT, terutama kelompok rentan seperti petani kecil, nelayan tradisional, perempuan, dan penyandang disabilitas,” tegas Torry.
Menurut Torry, tantangan Perubahan Iklim di NTT, sebagai provinsi kepulauan dengan keanekaragaman hayati yang kaya, menghadapi ancaman nyata.
“Kekeringan ekstrem, banjir, dan naiknya permukaan air laut, telah mengganggu sumber penghidupan utama masyarakat, seperti pertanian dan Perikanan,” jelas dia.
Diakuinya, data menunjukkan bahwa sektor ini menyerap hampir 50% tenaga kerja di NTT, menjadikannya tulang punggung ekonomi daerah. Namun, tantangan perubahan iklim semakin memperburuk kerentanan sosial dan ekonomi.
