Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Di sisi lain, kinerja sebagian sektor masih tertahan, seperti LU Pertambangan dan Penggalian (SBT −1,06 persen) dan LU Jasa Lainnya (SBT −2,33 persen). Peningkatan kinerja kegiatan usaha di NTT pada triwulan IV tersebut, sejalan dengan kinerja kegiatan usaha Nasional yang tetap terjaga.
Kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV 2025 tercatat 70,92 persen, meningkat dibandingkan 69,89 persen pada triwulan sebelumnya. Perkembangan kapasitas produksi ditopang oleh sejumlah LU, yaitu LU Pengadaan Listrik (97,00 persen), LU Pertanian (69,17 persen), dan LU Industri Pengolahan (67,50 persen).
Peningkatan ini dipengaruhi oleh tingginya konsumsi listrik untuk Rumah Tangga dan Industri, peningkatan produksi komoditas tanaman pangan dan perkebunan, serta peningkatan permintaan hasil olahan bahan bangunan.
Perkembangan ini juga didukung penguatan kondisi keuangan pelaku usaha, pada triwulan IV 2025, baik pada aspek likuiditas maupun rentabilitas.
Hasil SKDU juga menunjukan adanya peningkatan investasi pelaku usaha pada triwulan IV 2025. Hal ini ditunjukan dari SBT Investasi yang sebesar 17,22 persen, meningkat dibandingkan 10,19 persen pada triwulan III 2025. Secara nasional, investasi juga meningkat dengan SBT 9,54 persen dari 5,67 persen pada Triwulan III 2025.
