Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Kegiatan ini adalah bentuk rasa terima kasih kami, kepada masyarakat dan pemerintah, yang telah bahu-membahu mendukung pembangunan listrik desa,” ujar Nikolas.
Nikolas berharap, hadirnya listrik hingga ke pelosok bukan sekadar menjadi penerang, tetapi juga mesin penggerak ekonomi warga dan sarana pendukung anak-anak agar lebih giat belajar di malam hari.
Senada dengan hal tersebut, Asisten 2 Setda TTS, Agnes L.S. Fobia, yang mewakili Bupati TTS, menyampaikan rasa bangganya, karena wilayahnya dipilih menjadi tuan rumah perdana di NTT.
“Kami sangat bangga acara sebesar ini diadakan di tempat kami. Kami berterima kasih karena PLN terus bekerja keras membantu pemerintah daerah membangun jaringan listrik hingga ke dusun-dusun terpencil,” tutur Agnes.
Kepala Desa Kiufatu, Margaritha A. Hilungara, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Meski awalnya direncanakan di lokasi lain, faktor cuaca membawa berkah tersendiri bagi desanya.
“Kami sangat bangga desa kami dipercaya menjadi pusat kegiatan. Selain memberikan hiburan bagi warga, kami berharap desa-desa pemekaran lain di Kecamatan Kualin yang belum berlistrik dapat segera menyusul merasakan manfaat energi dari PLN,” harap Margaritha.
