Pertama di Kupang, Pemkot Dukung Pesparawi Sinode GMIT dengan Dana dan Fasilitas

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG-20261005-WA0026_copy_640x418_copy_320x209

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Sementara Pdt. Norman Nenohoni menjelaskan, Pesparawi bukan semata lomba paduan suara, tetapi ruang membangun persaudaraan, mengembangkan talenta, sekaligus memperkaya liturgi dan musik gereja.

Pesparawi mempertandingkan dua kategori, umum dan musik etnik. Kategori etnik membawakan lagu daerah bernuansa rohani dengan unsur musik tradisional. Rangkaian juga diisi simposium dengan juri dan narasumber tingkat nasional. (*/win)

Pos terkait