Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Rektor juga menyoroti pentingnya sentuhan kemanusiaan dalam memimpin. Ia bertekad menjadikan Undana sebagai ekosistem inklusif yang ramah bagi seluruh sivitas akademika. “Kita harus memastikan bahwa Undana adalah rumah bersama. Biarkan keberagaman menjadi kekuatan kita, dan pastikan tidak ada satu pun mahasiswa yang merasa terpinggirkan di kampus ini,” tegas Prof. Jefri.
Selain aspek profesionalisme, Prof. Jefri mendorong terciptanya budaya kerja yang bahagia. Ia meyakini bahwa kepemimpinan yang efektif adalah yang mampu memotivasi tim melalui kegembiraan, bukan tekanan yang melumpuhkan kreativitas. Keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan dinilai akan menghasilkan kinerja yang optimal bagi universitas.
Lebih lanjut, Rektor mengajak para pejabat baru untuk meruntuhkan “ego sektoral” dan sekat birokrasi yang selama ini menghambat kemajuan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin untuk membangun kekuatan kolektif.
“Yang kita butuhkan saat ini bukanlah mental ‘superman‘, melainkan ‘super team‘. Mari kita bangun sinergi lintas unit kerja untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi,” ajaknya.





