Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Dalam paparannya, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin
menegaskan bahwa fokus perusahaan pada Angkutan Lebaran 2026, adalah
percepatan jaminan dan penguatan upaya keselamatan transportasi.
“Dalam konteks ini, tugas Jasa Raharja bukan hanya membayarkan santunan
kepada korban kecelakaan saja, tapi kami memastikan negara hadir secara cepat,
terintegrasi, dan tanpa penundaan saat ada risiko kecelakaan pada masyarakat,”
ungkapnya.
Awaluddin juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sangat
ditentukan oleh sinergi dalam satu ekosistem keselamatan nasional, di mana Jasa
Raharja berperan dalam memberikan perlindungan sosial bagi korban kecelakaan. Karena itulah, secara aktivitas, Jasa Raharja tidak dapat bekerja sendiri.
“Sejak Januari hingga Februari 2026, sesuai koordinasi dan arahan Kakorlantas
serta Menteri Perhubungan, kami telah melakukan survei di beberapa jalur tol dan
jalan arteri bersama Jasa Marga,” tegas Awaluddin.
Disamping itu, tambah Awaluddin, juga cek kesiapan simpul-simpul kritikal
seperti di pelabuhan Bakauheni-Merak.
