Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Muhammad Khairil, menyebut Operasi Pasar sebagai langkah konkret, mendekatkan akses pangan pokok dan menjaga kecukupan pasokan di Kota Kupang.
Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Rio K. Ananda menegaskan, Operasi Pasar adalah instrumen penting menjaga keterjangkauan harga. Berdasarkan data BPS, inflasi NTT Juni 2026 tercatat 3,56 persen yoy. Sementara inflasi Kota Kupang 4,02 persen yoy, tertinggi di NTT.
“Stabilisasi harga di Kupang strategis untuk melindungi daya beli dan mendukung pengendalian inflasi NTT,” ujar Rio.
Operasi Pasar diresmikan Asisten II Setda Kota Kupang Bidang Perekonomian, Ignasius Repelita Lega menyampaikan, komitmen Pemkot Kupang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
Kegiatan ini bagian dari Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera, GPIPS Balinusra 2026 dengan tema Sinergi Peningkatan Produktivitas dan Distribusi untuk Stabilitas Pangan.
Dalam rangkaian GPIPS, NTT juga menandatangani Kerja Sama Antar Daerah, (KAD) pengiriman sapi ke Kepri, penyerahan sarana prasarana cabai, kerja sama offtaker beras, serta peluncuran program SIGAP Cabai untuk penguatan urban farming di SMA/SMK Kota Kupang. (*)
