Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Untuk itu harapan saya, semoga kedepan dalam momen ini para pimpinan perusahaan punya hati dan kepedulian, untuk memperhatikan karyawannya, baik jam kerja maupun jenis pekerjaannya yang layak. Yang terpenting dari tu juga upah yang layak,” papar Bento Humau.
Diakui Bento Humau, pekerjaannya adalah sandaran hidup mereka untuk mendapatkan hasil dari kerjanya. Untuk memperhatikan ini, tentu harus diatur dalam sebuah regulasi.
“Memang selamaini sudah ada Undang Undang yang emengatur, tapi sampai ke tingkat daerah tidak memperhatikan itu, sehingga tidak sewenang-wenang memperlakukan orang sesuka hati,” sesal Bento Humau.
Terlebih pekerja perempuan, tambah Bento Humau, diperlakukan tidak manusiawi, baik di luar negeri maupun dalam negeri.
“Untuk itu perlu perhatian pemerintah untuk mengatasi persoalan ini. Harus ada aturan yang bisa memberikan hukuman yang berat kepada pelaku,” pinta Bento Humau.
Dikatakan Bento Humau, tujuan seorang perempuan atau ibu bekerja untuk mendapatkan hasil yang baik, dan ketika kembali ke daerahnya, bisa membuka usaha.





