Peringati HAN 2025, Jasa Raharja Ajak Pelajar Jadi Duta Keselamatan Lalu Lintas

Reporter: Win 
| Editor: Redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Dijelaskan, untuk usia Pelajar yang menjadi korban laka lantas yaitu tingkat SD sebanyak 5,12 persen, SMP 3,52 persen, dan SMA 17,76 persen. 3 kelompok usia tersebut masuk dalam kelompok usia aktif.

“Jam rawan kecelakaan biasanya antara jam 06.00-09.00 Wita. Dan hari kejadian didominasi Senin-Jumat,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Baswan, selain membentuk Duta Keselamatan, upaya yang dilakukan Jasa Raharja juga membuat Forum Keselamatan Lalu lintas yang diadakan setiap bulan dan dilakukan setiap kabupaten/kota.

“Disamping itu, ada program mobile keselamatan lalu linta dengan memberikan pelayanan pengobatan gratis, pelatihan penanganan darurat, dan pengajar peduli keselamatan lalu lintas,” tembahnya.

Sebelumnya Rektor Undana, Max Sanam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Dengan sosialisasi ini, para pelajar diharapkan jadi agent of change, sehingga ada teman yang bawa motor perlu diingatkan, agar jangan mengendarai motor,” ujar Max Sanam.

Dirlantas Polda NTT yang diwakili Kasubdit Kamsel, AKP Rally Lerick menegaskan, kesadaran berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini.

Pos terkait