Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Flores Tengah Diperkuat Lewat Sinergi- Inovasi

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG-20260619-WA0006_copy_368x236

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menegaskan bahwa pengendalian inflasi memerlukan kolaborasi yang kuat di tengah tingginya ketidakpastian global dan domestik.

“Di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang, kita perlu memperkuat sinergi dan inovasi agar pengendalian inflasi semakin efektif. Program-program yang dijalankan harus berpegang pada prinsip 3T, yaitu tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat lokasi,” ujar Adidoyo.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende juga berkomitmen menjaga inflasi dalam sasaran nasional sebesar 2,5±1 persen, melalui berbagai program pengendalian inflasi yang inovatif dan berkelanjutan.

Pada aspek digitalisasi, BI bersama pemerintah daerah, terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas penggunaan pembayaran digital guna meningkatkan kualitas layanan publik serta mempercepat transformasi digital di wilayah Flores Bagian Tengah.

Pos terkait