Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat ditentukan oleh kerja sama semua pihak. Edukasi kesehatan, termasuk pencegahan HIV/AIDS, merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia, Dellya Loa-Johanes dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Kupang dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang tepat dan komprehensif kepada generasi muda.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS, termasuk cara penularan dan pencegahannya, sehingga para pelajar mampu menjaga diri dari berbagai risiko,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 60 siswa perwakilan dari 21 SMP di Kota Kupang. Para peserta mendapatkan materi terkait kebijakan pemerintah dalam pencegahan HIV/AIDS serta edukasi mengenai bahaya dan upaya pencegahannya di kalangan remaja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami informasi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. (*/win)
