Pasca Dengar Lagu Lais Manekat, Yusinta Salurkan Bantuan Rp95 Juta untuk Pemuda Gereja

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Ia menegaskan bahwa kepulangannya ke Soe bukan sekadar nostalgia, tapi wujud cinta yang ingin ia balas kepada tanah yang telah membesarkannya.

“Kami percaya, dari tempat sederhana seperti ini akan lahir pemuda-pemudi luar biasa. Bantuan ini bukan dari kelebihan kami, tapi dari kerinduan yang jujur untuk kembali dan memberi,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Bagi panitia lomba, kehadiran Yusinta adalah kejutan bermakna. Namun bagi Yusinta sendiri, momen itu menjadi pengalaman yang menggugah spiritual dan emosional.

“Saya belajar satu hal malam ini dari mama pendeta dan para pemuda: kasih, seperti dalam lagu Lais Manekat, bukan hanya kata. Ia nyata. Ia hidup di sini, di gereja ini. Dan beta bersyukur bisa pulang dan menjadi bagian dari kasih itu,” ujarnya.

Yusinta juga menyampaikan harapannya agar ke depan terjalin kerja sama berkelanjutan antara Yayasan YNS yang ia pimpin dengan komunitas pemuda gereja di TTS. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan generasi muda secara konsisten.

“TTS bisa maju. Tapi kuncinya ada pada pemudanya hari ini. Kalau mereka diberi ruang sejak sekarang, maka lima tahun ke depan, mereka akan jadi pemimpin-pemimpin yang lahir dari kasih, bukan dari paksaan,” tegasnya.

Pos terkait