Panen Perdana Garam NRI, Langkah Visioner Memanfaatkan Potensi Alam Daerah

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

“Kita tidak bisa terus berharap bantuan dari luar. Kita harus memberdayakan apa yang ada pada kita. Ketika itu diupayakan dengan sungguh-sungguh, pasti akan diberkati dan juga memberkati banyak orang,” ujarnya.

Ia berharap pengembangan industri garam di Sabu Raijua tidak hanya menjadi sumber ekonomi baru, tetapi juga mampu menjaga keberlanjutan alam sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan yang sama, Marthen Dira Tome menegaskan, NTT dengan iklim semi artinya yang menawarkan musim panas lebih lama, menjadi salah satu wilayah yang sangat potensial untuk menjadi daerah penghasil garam. Kabupaten Sabu Raijua, dengan tambak garam yang menggunakan teknologi geomembran, telah menunjukkan hasil yang luar biasa.

“Garam yang dihasilkan bersih dan putih seperti kristal, dengan kadar Natrium Klorida (NaCl) mencapai 98%. Faktor alam yang mendukung, seperti panas yang konsisten, angin yang stabil, dan air laut yang tidak tercemar, menjadikan Sabu Raijua sebagai salah satu daerah penghasil garam terbaik,” ujar Marthen.

Pos terkait