Panen Perdana Garam NRI, Langkah Visioner Memanfaatkan Potensi Alam Daerah

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

“Kondisi geografis dan iklim di Sabu Rai jua, dinilai menjadi modal besar untuk pengembangan tambak garam,” ujar Pdt. Femy.

Namun demikian, tambah Pdt. Femy mengingatkan, pengembangan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam yang tidak disertai pemeliharaan hanya akan menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Bacaan Lainnya

“Ketika ini dilihat sebagai peluang pekerjaan dan peningkatan pendapatan masyarakat, maka harus diikuti juga dengan upaya menjaga dan melestarikan alam, supaya tetap berdampak baik bagi masyarakat dan tidak menjadi sumber persoalan di masa depan,” katanya.

Sebagai gereja, lanjut dia, pihaknya mendukung setiap upaya pemerintah maupun inisiatif pribadi yang berorientasi pada pengembangan potensi daerah, termasuk yang dilakukan Marthen Dira Tome melalui PT. NRI.

Ia menyebut pengembangan tambak garam di Sabu Raijua merupakan bentuk inovasi dan keberanian menangkap peluang dari sumber daya yang dimiliki daerah sendiri.

Femy juga merefleksikan pesan kemandirian melalui kisah Alkitab tentang mukjizat lima roti dan dua ikan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus dimulai dari potensi yang tersedia di daerah dan diolah dengan kesungguhan.

Pos terkait