Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Jakarta (BAROMETERNTT) – Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI), Prof. Tjandra Yoga Aditama, menyarankan otoritas kesehatan untuk segera melakukan Penyelidikan Epidemiologis (PE) terkait meningkatnya kasus gondongan dan cacar air yang muncul bersamaan di beberapa wilayah di Indonesia.
“Yang perlu diwaspadai adalah jika benar ada peningkatan dua penyakit sekaligus di berbagai daerah,” kata Prof. Tjandra
Kasus yang dilaporkan dari salah satu sekolah di Tangerang Selatan menjadi perhatian, terutama setelah ditemukan adanya infeksi gondongan dan cacar air pada anak secara bersamaan. Menurut Prof. Tjandra, PE dapat membantu pemerintah dalam menganalisa penyebab dan pola penyebaran penyakit ini.
Meskipun berasal dari penyebab yang berbeda, gondongan dan cacar air sama-sama menyerang anak-anak dan menimbulkan gejala demam yang sangat mudah menular. Prof. Tjandra menekankan bahwa kedua penyakit ini umumnya bersifat ringan dan dapat sembuh dalam beberapa hari, namun tetap membutuhkan perhatian.
“Kasus berat jarang terjadi dan tidak sampai mengancam kesehatan. Kedua penyakit ini juga memiliki vaksin yang tersedia di fasilitas kesehatan meskipun belum menjadi bagian dari program imunisasi nasional,” jelasnya.
Pemerintah juga disarankan untuk memastikan apakah ada peningkatan kasus gondongan dan cacar air secara signifikan di beberapa daerah. Menurut Prof. Tjandra, perubahan pola penyakit atau peningkatan sensitivitas surveilans bisa menjadi faktor di balik kenaikan kasus ini.
