Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Madito juga berpesan kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan garam Sabu mulai dari hulu atau tambak, proses pengkutan atau kondektur dan sopir serta para buruh dipelabuhan menjaga kualitas garam Sabu Raijua.
“Panas matahari tidak boleh dilihat sebagai bencana tetapi harus ditatap sebagai anugerah. Karena Tuhan sudah kasih anugerah, maka kita boleh menjual kemiskinan dengan berbagai macam alasan kesulitan” tegas Marthen .
Mantan Kabid PLS NTT itu menegaskan, membangun tambak garam di Sabu Raijua, akan menciptakan efek domino yang luar biasa. Rantai kehidupan ekonomi yang terbangun akan memberikan manfaat bagi banyak orang, dari pekerja tambak hingga pedagang kaki lima di dermaga.
Dengan demikian, garam bukan hanya menjadi komoditas ekonomi tetapi juga simbol kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Tugas pemimpin itu mencari dan menemukan serta mengolah potensi yang ada di daerah untuk membangun daerah dan masyarakatnya,” ungkapnya.
Sabu Raijua dan NTT secara keseluruhan dapat melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Garam bukan hanya komoditas, tetapi simbol harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. (win)





