Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Christian Widodo menyampaikan, Pemkot Kupang menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp500 juta, untuk kepentingan pembangunan di tingkat kelurahan, yang penggunaannya harus berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
“Musrenbang kelurahan bukan sekadar formalitas, tetapi ruang menentukan arah pembangunan dari bawah. Semua usulan harus menjawab kebutuhan warga dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup,” ujar Christian Widodo.
Sementara itu, Plt Camat Maulafa, Imanuel Eliaser Ully, menekankan bahwa Musrenbang merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan secara partisipatif.
Forum ini, menurutnya, menjadi wadah strategis untuk membahas persoalan-persoalan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur sosial, ekonomi, hingga budaya.
“Semua kepentingan dasar masyarakat Kelurahan Bello harus dibahas dan diperjuangkan melalui Musrenbang. Usulan itu nantinya disampaikan melalui jalur eksekutif, dan juga dapat diperkuat lewat jalur politik melalui DPR maupun DPRD saat masa reses, setelah menyerap aspirasi warga,” kata Ully.
