Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Lebih lanjut, Rivan menambahkan bahwa Jasa Raharja telah melakukan koordinasi
dengan berbagai instansi terkait dan seluruh BUMN untuk memastikan prosedur keselamatan terpenuhi secara menyeluruh.
Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya terhadap armada secara teknis, tetapi juga memastikan kesiapan fisik dan mental pengemudi.
“Seluruh bus, kereta, dan kapal yang digunakan harus memenuhi standar
keselamatan yang telah ditentukan. Selain itu, kami juga menyediakan asuransi
perlindungan bagi para pemudik untuk memberikan rasa aman selama perjalanan,” tambahnya.
Sebagai upaya aksi pengamanan persiapan lalu lintas, dilakukan kesiapan sebanyak
2.000 personel nasional, 29 siaga pelayanan cabang seluruh Indonesia, monitoring online melalui Data Laka Online (IRSMS) dan rumah sakit, koordinasi aktif melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas.
Disamping itu mobile unit keselamatan lalu lintas di 102 Kantor Wilayah & Kantor Cabang, 22 pos pelayanan terpadu pada wilayah Jawa & Sumatera, spanduk keselamatan pada 5.200 titik Lokasi, JR-Care dan DC-FKMN-JR untuk sistem kecedaraan korban, serta kampanye edukasi keselamatan berlalu lintas.





