Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Kami belajar banyak dari para uskup dan para imam. Kepemimpinan sejati adalah melayani, bukan dilayani. Nilai ini kami pegang dalam menjalankan pemerintahan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat, terutama kelompok kecil dan rentan. “Kami di pemerintah membawa semangat yang sama, bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan penghormatan kepada almarhum Mgr. Petrus Turang sebagai gembala yang telah meninggalkan warisan iman dan keteladanan yang terus hidup di tengah umat.
“Seorang gembala sejati tidak hanya hadir dalam masanya, tetapi tetap hidup dalam hati umat melalui nilai-nilai yang ditanamkan,” katanya.
Sementara itu, Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, menegaskan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi, termasuk dengan pemerintah, dalam menghadirkan Gereja yang relevan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.





