Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Dijelaskan Haris bahwa berdasarkan amanat Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, yang sebelumnya telah berkunjung ke lokasi tersebut, BPK Wilayah XVI NTT mendapat tugas untuk melakukan upaya pelestarian sekaligus pemanfaatan Situs Gua Jepang di Bukit Fatusuba.
“Kami berharap dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Timur untuk bersama-sama mengembangkan situs Fatusuba ini,” ujarnya.
Menurut Haris, hasil kajian Balai Pelestarian Cagar Budaya di Bali bersama para arkeolog, teridentifikasi sekitar 15 gua dengan kurang lebih 123 titik yang ada di wilayah Dusun Bonen. Keseluruhan titik tersebut merupakan bagian dari sistem pertahanan pada masa pendudukan Jepang.
“Pada masa Perang Dunia II, wilayah NTT memiliki peran yang sangat strategis dalam konstelasi global. Situs ini menjadi bukti sejarah penting dari peran tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi NTT, Mira Kale menyampaikan bahwa pengembangan situs-situs sejarah seperti Gua Jepang berpotensi mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
