Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Sebelumnya, Simon Sadi Open dari UDN menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis, yang selama ini konsisten mendukung isu-isu inklusi.
Simon menilai kolaborasi dengan media sangat penting, agar informasi bisa disebarluaskan lebih tajam dan tepat sasaran.
“Kami tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa bantuan dan kolaborasi dari teman-teman jurnalis. Karena itu kami terus mengarahkan kebersamaan ini untuk berdiskusi, membagi cerita, dan memahami satu sama lain,” ujar Simon.
Simon menjelaskan, salah satu fokus diskusi tahun ini adalah isu ketahanan pangan, perubahan iklim, dan kelompok rentan.
Menurut Simon, organisasi masyarakat sipil maupun pemerintah kini mulai bergerak. Contohnya Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, yang sudah memulai program terkait ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim.
“Dari teman-teman jurnalis dan media lah, yang mempunyai wawasan kuat untuk membangun kesadaran masyarakat. Terutama pada kelompok rentan, mulai dari perempuan, penyandang disabilitas, anak-anak, dan kelompok minoritas. Mereka yang paling terdampak saat bencana datang,” tegasnya.





