Lima Hari di Flores, Misi Kemanusiaan Wali Kota Berakhir di Tengah Erupsi Lewotobi

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG-20260902-WA0012_copy_1372x915_copy_343x228

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

BarometerNTT.com, Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyelesaikan misi kemanusiaan selama lima hari di Flores, dan berakhir di tengah erupsi Lewotobi.

Christian Widodo memilih menyusuri enam kabupaten terdampak gempa, dan mengantar langsung bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, bukan sekadar melalui perantara.

Bacaan Lainnya

Perjalanan dimulai dari Manggarai Barat pada Selasa (25/8/2026), lalu berlanjut ke Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ende, dan berakhir di Sikka, Jumat (28/8).

Rombongan menempuh jarak antar kabupaten, di tengah kondisi pasca bencana dan sempat merasakan gempa susulan.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas menyebut Christian Widodo sebagai kepala daerah pertama di NTT, yang tidak terdampak tetapi turun langsung menemui korban.

“Wali Kota membuat kami terharu. Kami merasa terhibur, karena masih ada saudara yang punya kepedulian terhadap duka kemanusiaan yang menimpa kami,” ujarnya di Posko Borong, Rabu (26/8/2026).

Apresiasi serupa datang dari Anggota DPRD NTT Dapil Manggarai Raya, Yohanes Rumat, bahwa dari 22 kepala daerah kabupaten/kota, Wali Kota Kupanglah yang terbaik, karena kesederhanaan dan nilai kemanusiaannya.

Pos terkait